seorang muslim adalah seorang yang selalu berusaha
semaksimal mungkin untuk
melaksanakan segenap perintah allah dan mengikuti
rasullullah saw. dalam hal
apapun, tentunya perintah itu adalah sesuatu yang akan
menadi kebaikan bagi
seorang muslim pada akhirnya, bagi diri pribadi dan juga
bagi keluarga serta
harapanya bagi kehidupan bermasyarakat. masuklah kalian
kedalam islam secara
kaffah,. itulah perintah allah kepada umat islam,
melaksanakan syariat islam
secara sempurna, secara paripurna. dia harus berani
berkorban untuk dirinya
untuk kebaikan dirinya. dalam kesempatan yang sangat baik
ini, kita mencoba
untuk mengambil contoh daripada sahabat rasulullah saw.dalam
masalah
berkurban. KHABAB AL ARATS bin al arras. serombongan seorang
qurais mempercepat langkah
mereka untuk mencapai rumah KHABAB AL ARATS dengan maksud
mengambil pedang pedang
pesanan mereka.dan memang khoabab seorang pandai ahli dalam
membuat
senjata.yang mana senjata itu dijual kepedagang mekah dan
kepasar pasar untuk
dijual. berbeda dari biasanya khoab yang jarang pergi dari
rumah. mereka tak
menjumpai khoaba dirumahnya, berbeda dari biasanya KHABAB AL
ARATS yang tidak biasanya
meninggalkan rumah dan pekerjaan nya mereka tidak
menjumpainya. mereka
akhirnya menunggu ditempat tersenbut. selang beberapa saat.
datanglah KHABAB AL ARATS,.
terlukis diwajahnya tanda tanya bersinar dan matanya
berkaca... kemudian
berlinang air mata, lalu dia duduk bersama dengan mereka,
mereka segera
mennyakan kepada KHABAB AL ARATS, sudah selesaikah pedang
pedang kami wahai KHABAB AL ARATS,
sementara air matanya yang susah kering, seolah-olah ia
sedang berintekasi
dengan dirinya sendiri. ia berkata "sungguh
menakjubkan" orang-orang quraisitu
kemudian menanyakan kmebali, orang mana yang kamu maksudkan
yang kami tanyakan
adalah pedang pedang kami apakah kamu sudah selesai
membuatnya, maka dengan
pandangan yang menerawang dan dia berkata "apakah tuan
tuan sudah meliahatnya
atau sudahkah mendengar perkataanya?" maka orang orang
itu keheranan, maka
salah satu dari mereka bertanya lagi, kali ini dengan tipu
muslihat. "dan kamu
wahai KHABAB AL ARATS apakah kamu sudah melihatnya?"
dan KHABAB AL ARATS menganggap remeh siasah
lawan itu, maka ia balik menaya "siapa maksudmu, yang
saya tunggu itulah orang
yang saya tanya itu, marahlah mereka" jika KHABAB AL
ARATS menunjukannya kepada mereka
dan menyatakan keimanan saat ini, tetapi dengan ia menyakini
kebenaran dan
menganut apa yang ia yakini dalam hatinya, ia akhirnya
dengan terus terang
disampaikan lah jawabanya "benar saya telah melihat dan
mendengarnya. saya
melihat dan mendengar perkataanya. siapa maksud kamu wahai
budak, KHABAB AL ARATS pun
menyaut, sahabatku siapa lagi dari kaum mu yang wajahnya
bersinar dan
tuturkatanya sangat lembut dan menenangkan, maka salah satu
dari mereka
bangkit dari duduk dan berkata "oh rupanya yang kau
maksudnya adalah
muhammad!!" dia mengganguk, "memang dia adalah
utusan allah kepada kita agar
kita keluar dari kegelapan menjuju cahaya terang benderang
dialah panutan kita
di masa yang kelam ini" dan setelah itu KHABAB AL ARATS
tidak ingat lagi apa yang dia
ucapkan..dan apa yang terjadi, seketika ia terbangun
memandang bangunan
sekitar dan setelah beberapa saat akhirnya bangun dari
tempat yang sempit itu,
dia bersadar dan apa yang dia rasakan adalah rasa sakit
sekujur badan , ia
dapati tubuhnya bengkak-bengkak badan terasa sakit, kedua
matanya lebam dan
darah mengalir deras dari tubuhnya... ia bangkit menuju
tempat yang lapang,
dan membuka pintu rumahnya dan bersandar didinding. tiadalah
matanya berhenti
hendak menembus jarak yang tidak terjangkau, memang kedua
mata itu, ingin
menjangau apa yang tidak terjangkau, begitupun masayarakt
arab yang ingin
melihat kebenaran yang sesungguhnya, apa yang dia dengar dan
lihat dari
muhammad pada hari itu merupakan cahaya untuk menuntun
keluar dari kegelapan
hidup . dan pada saat itu. KHABAB AL ARATS bersiap untuk
mendapatkan siksaan berikutnya
dari kaum qurais dan semenjak kejadian itu KHABAB AL ARATS
mendapat kekdudukan yang
tinggi dari orang yang tersisksa dan teraniaya, walaupun
mereka miskin, tapi
mereka berani melawan kesombongan dan kesemena-menaan orang
orang kafir kurais
terhadap mereka.
rekan dakta. KHABAB AL ARATS berani dan tega menghadapi
rezim kurais yang kejam,
kesombongan juga kegilaan mereka, pada akhirnya diperoleh
lah kedudukan itu
melalui orang orang yang telah memanjangkan bendera diufuk
serta menghancurkan
berhala, ia berdampingan orang yang telah dipercaya allah
untuk menyampaikan
apa yang allah sabdakan.
dan dengan ihkas dia taati serta bagi orang yang tidak
berdaya ia akan beduduk
sema rendah dan berdiri sama tinggi dengan tanggung jawab
yang sangat luar
biasa KHABAB AL ARATS berperan sebagai perintis dalam dakwah
melawan kebatilan. KHABAB AL ARATS
menunjukan kegigihan dan keimanan yang luar biasa, hinggga
tidak tergoyahkan.
suatu ketika diatas tubuh KHABAB AL ARATS telah ditaruh batu
membara ke dalam perutnya,
serta besi yang sudah dipanaskan diikatkan ditubuhnya, yang
yang demikian
dilakukan oleh kaum kafir qurais kepada KHABAB AL ARATS,
hingga pada susatu hari,
menemui rasullulah saw, bukan karena kecewa, tapi kami hanya
ingin mendapatkan
keselamatan kata mereka "wahai rasululah tidak lah anda
mengadakan pertolongan
kepada kami, barulah KHABAB AL ARATS menceritakan ceritannya
dengan kata-kanyanya dia
sendiri kami pergi mangadu kepada rasul yang saat itu sedang
tidur beralaskan
kain hurbah sebagai alasnya "ya rausllah tidaklah
engkau memohon pertolongan
kepada allah"?. rasul pun duduk mukanya merah. dia
marah, lalu ia bersangga
lalu berkata "orang-orang sebelum kalian bahkan ada
yang disiksa, dikubur kaki
dan badanya sampai leher dan kemudian leher mereka digergaji
hingga putus, dan
tetap tidak dapat menggoyahkan keimanan mereka, ada yang
disikat kulitnya
dengan sikat besi hingga daging mereka terangkat, dan tetap
iman mereka tidak
tergoyahkan. saudara-saudaraku bertakwa dan
bersabarlah..." KHABAB AL ARATS mendengar
kata-kata rasul bertambahlah keimanannya, maka masing-masing
dari mereka
berkata dan berikrar untuk menjaga apa yang allah harapkan
dan percayakan dari
hambanya adalah kesabaran dan ketakwaanya. kemudian
orang-orang qurais pun
meminta pertolngan mantan majikan KHABAB AL ARATS umu amar,
kemudian wanita itu akhirnya
ambil bagian menyiksa KHABAB AL ARATS, dia kemudian membawakan
besi yang sudah
dipanaskan, dan dia taruhlah besi tersebut di kepala KHABAB
AL ARATS, dia menahan rasa
sakit sehingga tidak ada kata keluar dari mulutnya, supaya
orang qurais tidak
bisa merasakan kepuasan atas penyiksaan itu. suatu saat
rasul melihat
penyiksaan kepada KHABAB AL ARATS tersebut. karena pilu,
rasul pun mengambil tindakan,
tapi saat itu yang dilakukakn rasul saw adalah berdoa dan
mengangkat kedua
tangan kelangit : "yaalaah angkatlah umu amar "
ternyata benar apa yang didoakan rasul umu amar menerima
kisos seolah menjadi
peringnatan untuk algojo kerajaan, ia berpenyakit panas dan
selalu berteriak-
teriak (menggonggong) sepertia anjing. dengan menyetrika
kepalanya, dengan
setrika panas. itu yang ia lakukan kepada orang lain dan dia
merasaakna
kesakitan seperti sakitny mereka.
KHABAB AL ARATS adalah seorang yang dijadikan sejarah dalam
menjadi guru dalam
kesabaran. dalam masa pertama KHABAB AL ARATS tidak cukup
sholat semata tapi dia juga
mengajar alquran, karena takut kepada qurais, lalu dibacakan
alquran kepada
mereka secara diam-diam, KHABAB AL ARATS mendaptkan
kemahiran dalam mengajar alquran
ayat demi ayat surat demi surat.
untuk mengajar iapun bersuluh dengan suara yang berkah,
kemudian suatu saant
umar bin khatab mendatngi KHABAB AL ARATS dan berkata
"tunjukan kepadaku dimanakah
muhammad saw, ummar bin hatab memangil KHABAB AL ARATS,
kemudian KHABAB AL ARATS keluar dari
persembunyianya, kuatkan lah dari agama islam dari orang
yang kamu sukai umar
segera menyambut dimana sekarang saya bisa menemui dan
membunuhnnya KHABAB AL ARATS, dan
pergilah ummar , KHABAB AL ARATS bin arras dimintai rasul
dalam setiap pertempuran dan
peperangan dan ia tetap menjaga keimanan dan keyakinanya.
pada masa
kepemimpinan umar dan
usman, KHABAB AL ARATS mendapat gaji yang besar karena dia
tergolong muhajirin yang pertama, kemudian ia membeli rumah
dikuffah, serta
untuk keperluan dirinya. sisanya dia simpan harta disuatu
tempat. walaupun
demikian KHABAB AL ARATS tidak pernah tidur nyenyak serta
mmeikirkan rasul dan
sahabatnya.
dalam pembicaraanya ketika dalam keadan sakit yang
akhirnyamembawa ajalnya,
senangkan lah wahai abdillah karena anda akan mendelihat
sahabat sejawat anda,
kemudian ia menangis, sunguh saya merindukan sahabat yang
telah mendahului
saya, berlinanglah air matanya lalu ia menunjukan rumah
sederhana yang iya
bangun serta menunjukan dimana dia manaruh hartanya,
"demi allah saya biarkan
orang mengambil harta saya untuh siapa saja yang
membutuhkanya, kemudian iya
menoleh kepada kain kaffan yang sudah ia sediakan dan
teringat sahabat rasul
yang hanya dikenakan selembar kafan, sedangkan dia punya 3
lembar kafan. KHABAB AL ARATS
bin arras berpulang tahun 37hijriyah dengan demikian alhi
pembuat pedang masa
jahiliyah tidak ada lagi, sekaligus guru pengabdian dan pengorbanan
telah
berpulang, laki-laki yang diturunkan untuk membela
alquran.
yang alqurannul kareem merangkum laki laki itu penuh
kehormatan serta ayat
berkumandang kepadanya.
dan janganlah kalian mengusir orang yang menyuruh
mengumandangkan menyembah
tuhanmu,../..,sdmsmd.//appaila engaku mengusir mereka engkau
mesti termasuk
orang yang dolim, itulah cara kami..... allah berfirman
tidakah allah lebih
mengetahui orang yang bersukur dan apabila ada yang
mengahafalkan quran al
anam 52 54. demikian setelah turun ayat ini rasul sangat
mengutamakanmereka
yang menyeru untuk menyembah allah... dan dirangkul dengan
sabdanya "selamat
datang yang dengan nya aku diberi nasehat olehh tuhanku,
sungguh kata kata
terbaik untuk melepaskan untuk melepas tokoh ini adalah ia
bertanya makam
siapakah ini. KHABAB AL ARATS ujar mereka maka ia
merenunginya lama dan khusuk "ya allah
semoga enkau memberikan tempat terbaik kepadanya"
dengan penuh semangat
mengikuti hijrah karena taat dan membasmi maksiat, semongga
alah mengharamkan
KHABAB AL ARATS bin al aras. itulah kisah nyata sahabat nabi
yang bisa kita ambil
hikmahnya. sabar dan tabah disaat mengahadapi ancaman,
menghadapi siksaan dari
orang kafir qurais, ya... bersabar didalamperjuangan itu
akan memberikan
keindahan dan memberikan kenikmatan untuk kita , ada KHABAB
AL ARATS bin aras dan
tentunya anda masih ingat dengan kisah daripada bilal bin
rabah ra. yang
dimana disaat dia mendapatkan siksaan dari kafir qurais
tidak ada yang dia
katakan kecuali "ahad. ahad. ahad." allah yang
esa, allah yang maha kuasa
allah pencipta alam semesta subhananllah. maka mari
saudara.. kita resapi
perjuangan dari pada pedahulu kita dan mereka disaat
mendapat intimidasi
disaat mendapat persekusi , mendapat siksaaan mereka tetap bersabar,dan
menerima sebagaimana yang rasul sampaikan tadi bahwa banyak
orang-orang
sebelum kalian yang dikubur badan hingga leher dan kemudian
leher mereka
digergaji hingga putus. dan ada yang badanya diikiat besi
panas... antun masih
ingat dengan orang-orang yaag dimaksukan kedalam belanga
yang kemudain mereka
direbus kedalam belang tersebut. kisah yang cukup menrik,
tentang seorang yang
dia mempelajari tauhid, mmepleajari agam yag baik dia
memilih iyu dari pada
menjadi murid tukang sihir,,, pemuda itu bisa dengan isin
allah megobati macam
penyakit, dengan karomah yang dia miliki itu, banyaklah
pengikutnya, banyak
otr=ang yang teus mengikutinya dalam bersilamkarena
banyakmnyua orang yang
mengikutinya akhitnya pemerintah tsb pemuda ini dadalah
ancaman yang harus
dibinasakanm. kemudian pemuda ini dibawa kegunug oleh
detasemen khuusu pembela
rezim, ternya gunungn terjadi gembpa dan akhirnuya gempa
yang sangat besar
menimbut mereka kecali pemuda,, dan pemud adatnag kepada
rasaja, sang raja
tidak puad dibawa ketengah lautan, dengan iji allah ombak
besar menghantap,
kapal dan banyak ynag mati, kemudian pemuda tauhid itu
selamat dengan memmgang
bongkanhan kayu dari kapal tersebut.
saudara, demi mengetahui bahwa pasukanya telah diahancurkan
oleh badai dan
gelombang lautan kemudaian resim menangkap pemuda bertauhid
tadi, cara car
pembunuhan tidak lagi terjadi dan berjalan akhirnya dengan
tanpa malu2 lagi
resim bertany lagi agar raja bisa membunuhnya. maka
diaasmapaikanlah oleh
pemuda tauhid tadi, jika tuan ingin membunuuh saya maka
tolong kumpulkan
rakyan disebuah lapngna luas kumpulkan mereka semua dan tuan
harus membunuh
saya dengan anak panah ini namun anda pun tidak boleh
membunuh langsung, tapi
sebelum adnad membunuh bacalah doa, dengan nama tuhan anak
ini, aku membunh
anak ini. itulah yang harus dilakuakn, akhirnya terjadi
dikumpulkan rakyat
jelata dan dilapaangan diambilah anak panah adan busar anak
pemuda sang raja
bersiap untuk memanah dari kejauhan dengan nama tuhan anak
ini say
membunuhnya, anak panah dilepaskan, kemudia menghantam dada
dan jantung, ia
tewa meningggal dunia, yang ditakutkan raja terjadi, seluruh
rakyat yang
dikumoulkan bahwaa dia beriman kepada tuhan anak ini, kemudian
semua beriamna
kepad allah swt, sehingga raja semakin murka diminta
satu-persatu rakyatnya
untuk kembali tapi
tidak rakyatnya ternyata tidak mau. jumlah mereka yang
sangat banyak, kemudian sang raja menyiapkan belanga yang
sangat besar ditanah
yang lapang dan disiapkan minyak atau air untuk merebus
siapa saja yang
membangkang. orang-orang yang kembali kepada agama yang dulu
maka mereka tidak
harus masuk kedalam belanga itu, tapi yang mengikuti pemuda
bertauhid tersebut
diharuskan dan dipaksa masuk, akhirnya semua rakyat
menyeburkan diri mereka
kedalam belanga yang sangat besar itu. hingga pada
akhirnya,, ada ibu dengan
anak balita, ibu itu agak ragu hingga akhirnya anak yang
digendong itu
berbicara "jangan takut ibu sesungguhnya allah bersama
kita" dan ibu dan
anaknyapun masuk kedalam belanga mendidih itu.
.. rasul meriwayatkan bahwa didunia ini ada 3 balita yang
dapat bicara, isa
putra maryam, bayi dalam kisah jurot dalam kisah ashabul
uhdud.
inilah kisah orang-orang yang memperjuangkan keimanannya
kepada allah swt,
pertahankan keimanan kita, pertahankan kebenaraan yang ada.
muhali barda.
Thanks for reading & sharing DAKWAH SUNAH


0 komentar:
Posting Komentar